Jambore Pelajar Lingkungan dan Keberagaman: Puncak Program JISRA Eco Bhinneka Surakarta

Keterangan: Sesi pembukaan Jambore Pelajar Lingkungan dan Keberagaman Eco Bhinneka Muhammadiyah Surakarta pada 10 Agustus 2025 di UMS

Surakarta, 10 Agustus 2025 – Pagi itu, Kantin Danau Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi lautan warna dan senyum. Lebih dari 114 peserta dari komunitas anak muda, kelompok perempuan, PKK, lintas iman, penyandang disabilitas, serta mitra JISRA seperti Imparsial dan Peace Generation Regional Surakarta, berkumpul untuk mengikuti Jambore Pelajar Lingkungan dan Keberagaman yang juga menjadi puncak Program JISRA Eco Bhinneka Surakarta.

Acara dibuka dengan Tari Gambyong yang anggun, disusul peluncuran Buku Saku Eco Bhinneka Surakarta, dan simbolisasi tindak lanjut program lewat penyerahan bibit pohon serta peluncuran maskot Eco Bhinneka Solo, “Elo” – lambang persahabatan lintas iman dan cinta lingkungan.

Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menegaskan, “Kita tidak hanya menanam pohon, tapi menanam harapan, toleransi, dan kerja sama. Lingkungan yang lestari harus berjalan beriringan dengan hubungan manusia yang rukun,” ungkapnya.

Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, menambahkan bahwa generasi muda punya kekuatan untuk mengubah masa depan. “Kolaborasi lintas iman dan aksi lingkungan adalah langkah kita menuju Indonesia yang damai dan berkelanjutan,” kata Ariati.

Sementara itu, Bagus selaku Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta menegaskan dukungan Muhammadiyah. “Muhammadiyah siap menjadi mitra strategis untuk memastikan semangat keberagaman dan kepedulian lingkungan ini menjadi gerakan yang berkesinambungan di masyarakat,” ujar Bagus.

Pengurus Sederek Eco Bhinneka Surakarta juga menyampaikan komitmennya. “Program ini bukan akhir, tapi awal dari aksi bersama. Kami akan meneruskan edukasi, aksi lingkungan, dan dialog lintas iman di kampung-kampung kota,” ujar salah satu koordinatornya.

Keterangan: Jambore Pelajar Lingkungan dan Keberagaman Eco Bhinneka Muhammadiyah Surakarta pada 10 Agustus 2025 di UMS

Siska (17), pelajar SMA dan pengurus Forum OSIS Surakarta, mengaku mendapat pengalaman berharga. “Awalnya saya hanya ingin belajar soal lingkungan, tapi pulang membawa banyak teman dari berbagai agama,” ujarnya

Sementara Tio (30), pemuda difabel, merasa diakui. “Keberagaman bukan hambatan, tapi kekuatan,” kata Tio

Dampak dan Tindak Lanjut dari agenda Jambore ini memperkuat jejaring lintas iman di Surakarta, menumbuhkan kesadaran kolektif akan harmoni sosial dan kelestarian alam, serta memicu aksi nyata seperti penanaman pohon dan pengelolaan sampah kreatif. Ke depan, Sederek Eco Bhinneka akan memastikan pesan Tanam Damai, Panen Harmoni terus hidup di hati warga. 

(Uswa)