
Ket. Peserta Kegiatan Evaluasi Program Tahun 2025 & Perencanaan Program Tahun 2026 oleh Focal Point Surakarta (Foto: oleh Dicky)
SURAKARTA, ecobhinnekamuhammadiyah.org – Program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan di Kelurahan Kratonan, Focal Point, terus menunjukkan perkembangan positif. Melalui kegiatan Evaluasi Program Tahun 2025 dan Perencanaan Program Tahun 2026, Focal Point Surakarta bersama masyarakat setempat merancang langkah strategis untuk memperkuat produksi serta pemasaran produk ramah lingkungan hasil olahan warga. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) di Baron’s House ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK, pemuda Karang Taruna, serta mahasiswa peneliti dari UIN Raden Mas Said Surakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk melihat capaian program sekaligus menyusun strategi pengembangan usaha masyarakat berbasis daur ulang limbah rumah tangga.

Ket. Foto Patra M. Bima selaku Focal Point EcoBhinneka (SMILE) Dalam Menyampaikan Sambutannya (Foto: oleh Dicky)
Fondasi Keterampilan dari Program 2025
Sepanjang tahun 2025, program Focal Point Surakarta berfokus pada peningkatan keterampilan dasar masyarakat melalui beberapa pelatihan utama. Di antaranya adalah pelatihan pembuatan sabun dan aromaterapi dari minyak jelantah, pelatihan digital marketing, serta workshop pengemasan produk. Melalui pelatihan tersebut, warga belajar memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi seperti sabun padat dan minyak aromaterapi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada strategi pemasaran digital serta teknik desain kemasan produk agar lebih menarik dan kompetitif di pasaran. “Program di tahun 2025 memang kami fokuskan pada pelatihan dan penguatan keterampilan dasar masyarakat. Mulai dari produksi sabun dari minyak jelantah, pemasaran digital, hingga inovasi desain kemasan. Harapannya masyarakat memiliki bekal yang cukup sebelum masuk pada tahap produksi yang lebih serius,” ujar Patra Manggala Bima, penanggung jawab Focal Point Surakarta.
Menuju Produksi dan Pemasaran di Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, program Focal Point Surakarta akan memasuki fase baru, yaitu penguatan praktik produksi serta pemasaran produk secara lebih terstruktur. “Jika di tahun 2025 fokus pada pelatihan, maka di tahun 2026 kita akan mulai mendorong praktik produksi rutin dan penjualan produk, baik secara ofline maupun online. Ibu-ibu PKK akan menjadi produsen utama, sementara Karang Taruna akan berperan dalam inovasi dan pemasaran produk,” lanjut Patra. Kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem usaha masyarakat yang saling mendukung antara kelompok produsen dan tim pemasaran dari kalangan pemuda.

Ket. Foto: Diskusi dan Aspirasi Peserta Kegiatan Evaluasi Program Tahun 2025 & Perencanaan Program Tahun 2026 oleh Focal Point Surakarta (Foto: oleh Dicky)
Potensi Usaha dari Limbah Minyak Jelantah
Dalam sesi pendalaman teknis produksi, fasilitator kegiatan, Dwi Damai, menjelaskan bahwa sabun dari minyak jelantah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai unit usaha berkelanjutan. Namun, proses produksi tetap harus memperhatikan standar keamanan produk. “Pembuatan sabun membutuhkan ketepatan takaran bahan serta proses curing atau masa tunggu selama dua hingga empat minggu agar sabun aman digunakan. Ke depan kita juga bisa mengembangkan variasi produk lain seperti sabun cair dan pembersih lantai,” jelasnya. Produk-produk ini dinilai memiliki peluang pasar yang cukup besar, khususnya di kalangan rumah tangga yang mulai sadar akan pentingnya produk ramah lingkungan.
Diskusi bersama peserta berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari masyarakat. Beberapa peserta menyampaikan kendala teknis selama pelatihan, seperti tekstur sabun yang belum maksimal, aromaterapi yang belum memadat, serta keterbatasan pemahaman terhadap pemasaran digital. Sebagai solusi, warga mengusulkan adanya pelatihan lanjutan yang lebih intensif serta pembentukan rumah produksi sebagai pusat kegiatan pengembangan produk. Selain itu, peserta juga mendorong pembentukan tim pemasaran dari kalangan pemuda agar kegiatan penjualan dapat berjalan lebih profesional dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Kolaborasi Sosial untuk Ekonomi Berkelanjutan
Kegiatan evaluasi dan perencanaan ini menunjukkan bahwa program Focal Point Surakarta tidak hanya berfokus pada pelatihan semata, tetapi juga membangun kolaborasi sosial antara berbagai kelompok masyarakat. Keterlibatan ibu-ibu PKK sebagai produsen, pemuda Karang Taruna sebagai tim inovasi dan pemasaran, serta dukungan akademisi melalui penelitian mahasiswa menjadi kekuatan utama dalam mendorong keberlanjutan program. Diharapkan, produk ramah lingkungan hasil olahan minyak jelantah dari Kelurahan Kratonan ini dapat segera diproduksi secara rutin dengan kemasan yang menarik dan strategi pemasaran yang lebih luas, sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.
Momentum Kebersamaan di Bulan Ramadan
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan siraman rohani oleh Ibu Inuk Mutmainah selaku Pimpinan Cabang Aisyiah Solo Selatan sekaligus pengisi kultum yang mengajak peserta untuk memaksimalkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan serta menanamkan nilai- nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Acara kemudian ditutup dengan pembagian souvenir berupa tas serut kepada seluruh peserta serta sesi foto bersama sebelum berbuka puasa.
Tentang Program SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah
Eco Bhinneka Muhammadiyah saat ini tengah melaksanakan program Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism (SMILE), yaitu inisiatif untuk memperkuat kepemimpinan kaum muda lintas iman dalam menghadapi perubahan iklim melalui pendekatan keadilan gender dan ekofeminisme. Program ini mendorong keterlibatan aktif generasi muda, terutama perempuan dan kelompok disabilitas, dalam membangun kesadaran, pengetahuan, serta aksi nyata untuk menghadapi krisis iklim. Berbagai kegiatan Eco Bhinneka Muhammadiyah dapat diikuti melalui website ecobhinnekamuhammadiyah.org dan Instagram @ecobhinneka.
Narahubung:
Patra – Focal Point Eco Bhinneka Surakarta +62 857-2866-2074
Karin – Tim Media Eco Bhinneka Muhammadiyah +62 823-1024-2162


