
Ket. Sesi Foto Bersama Peserta & Panitia Workshop
Deli Serdang – Eco Bhinneka Muhammadiyah Regional Sumatera Utara meluncurkan Program Pendampingan Usaha Kantin Sekolah Ramah Lingkungan. Program ini diperkenalkan melalui Workshop Wirausaha Sosial Ramah Lingkungan yang digelar bersama pemuda lintas agama di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Bertempat di aula VIP Café Uncle Sam’s, kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang agama, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, hingga Budha.
Workshop dibuka langsung oleh Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang, Muhammad Syam Nasution. Ia menyebut program ini relevan dengan kebutuhan daerah. “Jika kegiatan ini dijalankan konsisten oleh pemuda Deli Serdang, akan menjadi barometer keberhasilan gerakan sosial berbasis lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Focal Point Eco Bhinneka Muhammadiyah Regional Sumut, Fajar Bagus Prabowo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas iman. “Keberagaman bukan hanya soal iman dan kepercayaan, tapi juga menjadi kekuatan untuk menyuarakan keadilan iklim,” tegasnya.
Narasumber dan Aksi Nyata
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber profesional, antara lain Susanto dari Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang, Meta Damayanti dari Dinas Koperasi dan UMKM, serta Mulyadi dari Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah Sumut. Setelah sesi materi, peserta terlibat dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun gagasan dan rencana aksi Eco Sosiopreneurship. Salah satu fokusnya adalah mendampingi usaha kantin sekolah agar lebih ramah lingkungan.
Apresiasi Peserta
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari perwakilan organisasi kepemudaan lintas iman. Indra Gunawan Tarigan dari Pemuda Katolik Deli Serdang menilai kegiatan ini sebagai langkah positif. “Kami di Pemuda Katolik juga punya program serupa. Semoga kegiatan ini berlanjut dan berdampak nyata,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Shafira Nindya dari Nasyiatul Aisyiyah Deli Serdang. “Kegiatannya sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru. Harapan kami, gagasan yang disepakati bisa segera diwujudkan,” tuturnya.
Dengan adanya pendampingan ini, Eco Bhinneka Muhammadiyah Sumut berharap lahirnya kantin sekolah ramah lingkungan dapat menjadi solusi nyata bagi dunia pendidikan sekaligus memperkuat peran pemuda lintas iman dalam menjaga bumi.
Tentang Program SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah
Eco Bhinneka Muhammadiyah saat ini tengah melaksanakan program Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism (SMILE), yaitu inisiatif untuk memperkuat kepemimpinan kaum muda lintas iman dalam menghadapi perubahan iklim melalui pendekatan keadilan gender dan ekofeminisme. Program ini mendorong keterlibatan aktif generasi muda terutama perempuan dan kelompok disabilitas dalam membangun kesadaran, pengetahuan, dan aksi konkret dalam mencegah serta menghadapi krisis iklim. Kegiatan Eco Bhinneka Muhammadiyah dapat diikuti melalui website ecobhinnekamuhammadiyah.org dan Instagram @ecobhinneka.
Editor : KD
Narahubung : 0823-1024-2162 (Karin)


