
Ket. Foto : Peserta mempresentasikan hasil RTL
Pontianak – Puluhan perempuan dari lintas iman mengikuti kegiatan Sekolah Bumi Calon Ibu. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan ruang edukasi dan pemberdayaan kepada kaum muda lintas iman, khususnya perempuan, agar memiliki wawasan dan keterampilan dalam kepemimpinan iklim berbasis keadilan gender serta pemahaman ketahanan keluarga dalam perspektif spiritual dan lintas iman. Berlangsung di Hotel G Pontianak (23/05/2025).
Hadir memberikan kata sambutan Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak H. Ruslan, S.Ag., M.A, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Barat, Yumi Harti Rasyidin, S.Par, dan para peserta lintas agama dari organisasi dan komunitasnya masing-masing.
Octavia Shinta Aryani akrab disapa kak Shinta menjelaskan “Kenapa kami mengambil nama calon ibu karena ini sejalan dengan program Eco Bhineka pada Program Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism (SMILE) kami membayangkan kedepan pemahaman kaum muda lintas iman tentang keterkaitan antara perubahan iklim, keadilan gender, dan ketahanan keluarga itu meningkat” jelas Shinta dalam laporannya.

Ket.Foto : Octavia Shinta dalam menyampaikan sambutannya di kegiatan “Sekolah Bumi Calon Ibu”
Kegiatan ini sangat kami harapkan bisa mencapai sasaran. Sasaran kami adalah calon ibu atau bahkan ibu sebagai madrasah pertama untuk anak-anaknya. Tidak hanya sampai disitu kami juga berencana mengadakan “bukan hanya calon ibu yang akan disekolahkan, nanti calon ayah juga akan disekolahkan,” tandas Shinta
“untuk program ini kami ingin menghadirkan keluarga yang tangguh di belah bumi manapun untuk melakukan aksi nyata menjaga lingkungan agar bisa terus berkomitmen bersama kami sehingga kedepan keluaran dari kegiatan ini tercipta keluarga harmonis, berkelanjutan, dan peduli lingkungan melalui sekolah calon ibu dapat membangun kesadaran lingkungan sejak dini.” tutup Shinta.
Penulis : Feby


