Menggali Pengetahuan Lokal tentang Karst bersama Warga dan Kelompok Muda

Ket. Foto : Pemandangan Sekitar Kawasan Karst Gunung Sewu

Kawasan Karst Gunung Sewu – Eco Bhinneka Muhammadiyah bersama masyarakat Kawasan Karst Gunung Sewu melaksanakan riset multidisiplin bertajuk “Mencari Jalan Konstruksi Pengetahuan Lokal tentang Karst”. Kegiatan ini berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2025 dengan dikerjakan secara partisipatif antara warga setempat dengan dibantu enam anak muda. Kegiatan penelitian ini juga berkolaborasi dengan LHKP PP Muhammadiyah.

Riset ini merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan Kawasan karst Gunung Sewu dan membangun pengetahuan local supaya diakui. Selama ini, suara warga kerap terabaikan dalam kebijakan pengelolaan sumber daya alam. Padahal, masyarakat memiliki pengetahuan lokal yang berharga terkait pengelolaan air, gua, telaga, sungai bawah tanah, adan ekosistem karst secara keseluruhan.

“Keteguhan warga menolak tambang tidak hanya didasarkan pada perasaan, tetapi pada relasi hidup mereka dengan ekosistem karst yang khas. Pengetahuan ini penting untuk dikaji secara ilmiah dan dijadikan bahan advokasi,” ungkap Yayum selaku Focal Point SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah Yogyakarta.

Rangkaian kegiatan riset dimulai dari perumusan instrumen riset. Kemudian, dilanjutkan dengan penggalian pengetahuan masyarakat tentang air, telaga, gua, etno-medicine, serta etno-kuliner. Sepanjang proses pengambilan data, beberapa kali kegiatan diselingi dengan diskusi bersama warga dan para ahli untuk melakukan evaluasi secara berkala.
Dengan riset berbasis warga ini, Muhammadiyah bersama masyarakat berharap bisa bersama-sama membudayakan tradisi intelektual dan pada kelanjutannya akan mendorong pemangku kebijakan mendasari pembangunan berdasarkan kondisi unik setiap lingkungan masyarakat (evidence based policy), termasuk ekosistem karst Gunung Sewu.

Tentang Program SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah
Eco Bhinneka Muhammadiyah saat ini tengah melaksanakan program Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism (SMILE), yaitu inisiatif untuk memperkuat kepemimpinan kaum muda lintas iman dalam menghadapi perubahan iklim melalui pendekatan keadilan gender dan ekofeminisme. Program ini mendorong keterlibatan aktif generasi muda terutama perempuan dan kelompok disabilitas dalam membangun kesadaran, pengetahuan, dan aksi konkret dalam mencegah serta menghadapi krisis iklim. Kegiatan Eco Bhinneka Muhammadiyah dapat diikuti melalui website ecobhinnekamuhammadiyah.org dan Instagram @ecobhinneka.
Penulis : Karin
Narahubung : 0823-1024-2162 (Karin)