
Ket. Foto Jamaah Pengajian Ahad Pagi
Kudus – Komitmen kader muda Muhammadiyah dalam menjadikan masjid sebagai pusat peradaban ramah lingkungan kembali ditegaskan dalam Pengajian Ahad Pagi bertema “Green Masjid” yang digelar oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kudus, Ahad, di Aula Muhammadiyah Kudus. (27/7/2025)
Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta ini menjadi momentum strategis bagi kader Pemuda Muhammadiyah, takmir masjid, dan elemen persyarikatan lainnya untuk merumuskan langkah konkret mewujudkan masjid berwawasan ekologi. Sejak awal, kegiatan ini dirancang sebagai forum dakwah, pendidikan lingkungan, sekaligus konsolidasi gerakan.

Ket. Foto Ahsan Jamet Hamidi dalam Menyampaikan Materi dengan Dua Narasumber Lainnya
Wakil Sekretaris II LPCR Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahsan Jamet Hamidi, yang hadir sebagai narasumber pembuka menyampaikan pentingnya peran aktif warga Muhammadiyah dalam merespons isu perubahan iklim global, mulai dari unit terkecil, yaitu masjid dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). “Langkah besar dimulai dari kesadaran komunitas. Green masjid bukan konsep global semata, tapi kebutuhan nyata umat,” ujarnya.
Pemateri utama, Ustaz Aang Khunaefi dari Korps Mubaligh Muhammadiyah Jawa Tengah, turut memperkuat semangat tersebut. Ia menekankan nilai-nilai Islam dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan mendorong masjid sebagai pionir gerakan keberlanjutan. “Konservasi air dan prinsip moderasi harus hidup di masjid kita,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kudus bisa menjadi contoh dalam gerakan hijau Muhammadiyah di Jawa Tengah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus pun menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan masjid ramah lingkungan berbasis komunitas.
Dengan antusiasme peserta yang luar biasa, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada wacana, tetapi berlanjut pada aksi nyata. Dari Kudus, semangat hijau Muhammadiyah digelorakan.
Penulis : Panitia Pengajian Ahad Pagi Kudus


