
Ket. Foto : Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berfoto bersama Tim Eco Bhinneka Muhammadiyah usai penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama penelitian.
DKI Jakarta — Semangat membangun riset yang berpihak pada keadilan sosial dan lingkungan membawa tiga mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FRESH (Fatahillah Researcher for Science and Humanity) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta berkunjung ke kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jakarta pada Selasa (30/6/2026).
Kunjungan UKM FRESH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjadi bagian dari program “Klinik Riset” yang mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan isu-isu sosial kemasyarakatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Perpustakaan PP Muhammadiyah Jakarta itu, tim mahasiswa menggali lebih dalam salah satu program SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah di Jakarta, yakni Walk for Peace and Climate Justice—sebuah gerakan kampanye dan advokasi yang menghubungkan isu perdamaian, keberagaman, dan keadilan iklim dengan pelibatan aktif kelompok difabel.
Pasalnya, bagi Eco Bhinneka Muhammadiyah, krisis iklim bukan sekadar persoalan lingkungan. Ia merupakan persoalan bersama yang menyentuh kehidupan semua orang, lintas agama, lintas identitas, termasuk kelompok rentan seperti kawan-kawan difabel. Terlebih dalam situasi bencana, kelompok rentan biasanya mengalami dampak dua kali lipat dibanding kelompok lainnya.
Program Walk for Peace and Climate Justice sendiri dijalankan melalui inisiatif program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism) di wilayah Jakarta. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 50 peserta yang berasal dari tokoh agama, orang muda lintas iman, serta komunitas difabel dengan ragam disabilitas, mulai dari netra, daksa, intelektual, hingga psikososial.

Ket. Foto : Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperkenalkan tim sekaligus menyampaikan tujuan penelitian di Eco Bhinneka Muhammadiyah
Yang membuat program ini menonjol adalah pendekatan “Pelibatan Bermakna”, dimana Kelompok difabel tidak hanya hadir sebagai peserta simbolik, tetapi ikut terlibat sejak tahap awal, mulai dari merancang konsep, menjalankan kegiatan, sampai melakukan evaluasi bersama. Pendekatan ini menunjukkan bahwa inklusivitas bukan sekadar jargon, tetapi praktik nyata yang dijalankan dalam gerakan sosial dan ekologis.
Ahmad Ivan Abid Nugroho, perwakilan UKM Fresh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari tim Eco Bhinneka, dengan mengatakan: “Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi ruang belajar yang membuka wawasan tentang isu lingkungan dan keberagaman, saya berharap semoga hasil diskusi dan wawancara yang telah dilakukan dapat menjadi sumber primer yang berharga bagi kelancaran penelitian kami, sekaligus kami berharap semoga Eco Bhinneka terus memperluas gerakan-gerakannya, khususnya dalam menginspirasi generasi muda”.
Bagi tim mahasiswa FRESH, kunjungan ini bukan hanya menjadi bahan penelitian, tetapi juga membuka cara pandang baru tentang bagaimana gerakan lingkungan dapat dibangun secara lebih adil, setara, dan partisipatif. Ke depan, riset ini akan dilanjutkan dengan wawancara bersama HIDIMU (Himpunan Difabel Muhammadiyah) untuk memperdalam pengalaman langsung para difabel dalam program tersebut.
Di akhir sesi, Fahmi Saiyfuddin, selaku Focal Point DKI Jakarta SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah juga menyampaikan: “Tidak ada program yang sempurna, tapi kami yakin bahwa proses yang baik akan menghasilkan sesuatu atau hikmah yang baik. Dan dalam gerakan sosial-ekologis yang terpenting adalah Think Globally and Act Locally, berpikir secara global atau holistik dan bertindak secara lokal atau mulai dari diri sendiri”
Di tengah krisis iklim yang semakin nyata, Eco Bhinneka Muhammadiyah menunjukkan bahwa merawat bumi tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kerja bersama lintas iman, lintas generasi, dan lintas pengalaman hidup—agar keadilan iklim benar-benar menjadi milik semua.
Penulis :
Fahmi Saiyfuddin – Focal Point DKI Jakarta SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah


