Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Sinergi melalui Silaturahmi dan Asesmen Program ToPP GreenAbility di Bojonegoro

Keterangan: Foto bersama dengan peserta “Silaturahmi dan Asesmen ToPP (Together for Planet and People) GreenAbility” di Bojonegoro, 14 Februari 2026

[Bojonegoro, 14/02] – Sebagai langkah nyata dalam membumikan nilai-nilai inklusivitas, Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar agenda strategis bertajuk “Silaturahmi dan Asesmen ToPP (Together for Planet and People) GreenAbility.” Acara yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bojonegoro dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro, para penggerak lingkungan, perwakilan kelompok difabel ‘Aisyiyah, serta perwakilan komunitas lokal.

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan capaian program serta mempererat jejaring antarelemen masyarakat dalam mendukung gerakan ekonomi hijau yang berkelanjutan dan ramah terhadap kelompok rentan.

Dalam sambutannya, Drs. H. Suwito, M.Si. selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini dan turut bangga Kabupaten Bojonegoro telah terpilih sebagai salah satu daerah yang menerima program.

Keterangan: Sesi pembukaan “Silaturahmi dan Asesmen ToPP (Together for Planet and People) GreenAbility” di Bojonegoro, 14 Februari 2026

Selanjutnya, Manajer Program ToPP GreenAbility Eco Bhinneka Muhammadiyah, Intan Mustikasari, memaparkan sekaligus mengenalkan program ini kepada seluruh audiens yang hadir.

Kegiatan ini juga menyoroti kolaborasi erat antara Muhammadiyah-‘Aisyiyah dengan mitra strategis lainnya. Visualisasi program yang ditampilkan menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan ekosistem yang mandiri secara ekonomi. Namun tetap menjaga kelestarian ekologis.

Keterangan: Suasana acara “Silaturahmi dan Asesmen ToPP (Together for Planet and People) GreenAbility” di Bojonegoro, 14 Februari 2026

“Kami segenap Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro menyambut dengan gembira kehadiran Program ToPP GreenAbility Eco Bhinneka Muhammadiyah ini. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagi pihak dalam menjalankan program, terutama dalam kaitannya dengan pemberdayaan dan pendampingan kelompok rentan,” ujar Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro, Hj. Zuliyatin Lailiyah, S.Pd.I, dalam amanatnya saat membuka kegiatan.

Asesmen dilakukan dengan metode wawancara dan mini Focus Group Discussion yang diikuti oleh multistakeholder, mulai dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, Balai Sakinah ‘Aisyiyah Difabel, Komunitas budaya, sosial-kemanusiaan lokal, dan organisasi lintas iman.

Hasil dari asesmen ini akan disusun menjadi sebuah dokumen rekomendasi yang akan menjadi panduan teknis pelaksanaan program GreenAbility pada tahap berikutnya. Eco Bhinneka Muhammadiyah berharap semangat “Hijau, Inklusi, dan Multifaith” ini dapat terus bergaung dan menjadi inspirasi bagi organisasi lainnya.

(Ina & Winda)